Mletiko!

Icon

Percikan pikiran seorang ekonom.

Susu Sapi Berbahaya untuk Tulang Manusia

Mletiko, 2 November 2014

Pembaca yang budiman,

Tadi pagi, isti saya bercerita bahwa seorang kawannya mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang. Tulang tulangnya sakit. Sesungguhnya, usia 50 masih terlalu muda untuk menderita penyakit seperti itu.

Kebetulan saya barusan membaca TIME dalam edisi terbaru, 31 Oktober 2014. Biasanya kita percaya bahwa susu sapi bagus untuk tulang manusia. Namun, laporan TIME itu menyebutkan adanya penelitian terbaru yang meragukan manfaat susu sapi. Bahkan, penelitian itu mengatakan bahwa susu sapi justru berbahaya untuk tulang manusia, dan mempercepat penuaan kita.

Kalau hasil penelitian ini benar, kita harus cepat cepat menggurangi atau menghentikan konsumsi susu sapi dan semua makanan/ minuman yang menggunakan susu, termasuk keju. Mungkin teman itu perlu berhenti mengkonsumsi susu sapi dan semua makanan/ minuman yang menggunakan susu sapi.

Mungkin, para orang tua perlu berhenti minum susu sapi agar proses penuaan dan pengeroposan tulang dapat diperlambat. Yang muda pun perlu berhenti minum susu, agar ketika mereka tua, tulang mereka masih tetap kuat.

Biarlah susu sapi diminum oleh anak sapi saja.

Salam,

Aris Ananta

Advertisements

Filed under: ageing, Bahasa Indonesia, Demography, ,



This site contains the writings of Aris Ananta & Evi Nurvidya Arifin. Click here to find out more about them.

We are researchers in the field of demography, social and economic statistics, and economics, focusing on Indonesia and Southeast Asia. Click here to find out more about OUR PUBLICATION .<br

Our research interest is the intersection of:

Categories

Archives

Visitors

  • 141,475

Our Books

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 93 other followers