Mletiko!

Icon

Percikan pikiran seorang ekonom.

EMPAT KRITIK PADA “BONUS DEMOGRAFI”

Aris   Ananta

Evi Nurvidya Arifin

Mletiko, 13 Oktober 2013

Akhir-akhir ini makin banyak orang bertanya ke kami, mengenai “Bonus Demografi” (Demographic Bonus) dan “Jendela Peluang Demografi” (Demographic Window of Opportunity). Ada yang membedakan dua istilah ini. Ada pula yang menyamakan. Dalam tulisan ini, kami menganggap dua istilah ini mengacu pada konsep yang sama.

Istilah “bonus demografi” ini sering digunakan di Indonesia, dan di banyak negara lain.  Demografer yang membawa pemikiran ini biasanya  berasal dari Amerika Serikat (walau tidak semuanya), termasuk dari Population Council, di New York. Demografer dari Eropa biasanya kurang berminat pada konsep dan analisis Bonus Demografi.

Berikut ini empat kritik kami pada “Bonus Demografi”: kelemaham dalam konsep, ketidak-jelasan kriteria indikator bonus demografi, kerancuan arti produktif dan tidak produkif, dan tak adanya relevansi dalam pembuatan kebijakan. Read the rest of this entry »

Advertisements

Filed under: Bahasa Indonesia, Demography, economy, Uncategorized, , , ,



This site contains the writings of Aris Ananta & Evi Nurvidya Arifin. Click here to find out more about them.

We are researchers in the field of demography, social and economic statistics, and economics, focusing on Indonesia and Southeast Asia. Click here to find out more about OUR PUBLICATION .<br

Our research interest is the intersection of:

Categories

Archives

Visitors

  • 141,475

Our Books

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 93 other followers