Mletiko!

Icon

Percikan pikiran seorang ekonom.

Bulan Hungry Ghost di Singapura

Evi Nurvidya Arifin

15 Agustus 2010

Pagi itu, 10 Agustus 2010,  menjelang pergi ke kantor. Hari itu  juga hari sebelum bulan puasa dimulai, 11 Agustus 2010. Malam itu  mulai shalat tarawih, shalat khusus selama bulan Ramadhan.

“Kok, seperti bau sesuatu terbakar”, ujar anakku.

“Periksa..periksa!”

Saat itu, kami di rumah  bertiga, dengan suami dan seorang anak.   Kami bertiga kemudian  buru-buru  pergi ke segala penjuru rumah  untuk memeriksa, jangan jangan ada barang  yang terbakar. Untungnya, semuanya baik baik, aman, saja.

Pergilah kami ke kantor. Sepanjang perjalanan ke kantor  kami tidak banyak memperhatikan keadaan sekitar. Namun, senja itu, ketika kami pulang dari belanja, menyambut Ramadhan, kami bertemu dengan seorang tetangga yang  tinggal di lantai lima, persis  di atas apartemen kami.  Tetangga tersebut, seorang perempuan Cina, sedang di halaman apartemen, di lantai dasar, sedang membakar kertas-kertas.


Read the rest of this entry »

Advertisements

Filed under: Bahasa Indonesia, Ethnicity, , , , , ,

Masjid bergaya Cina, simbol keragaman Indonesia

Evi Nurvidya Arifin

Jakarta – Bangunannya memang terlihat eksotik, namun bagi orang-orang yang melihat sambil lalu, mungkin satu-satunya yang benar-benar tampak luar biasa dari bangunan di Palembang ini adalah arsitekturnya yang warna-warni. Strukturnya, yang mirip kuil, dicat warna merah tua dan merah jambu, serta dipuncaki oleh sebuah kubah berwarna hijau giok. Dua menara berbentuk pagoda berjenjang lima mengapit sisi-sisinya, lengkap dengan sentuhan ber… selanjutnya

Filed under: Bahasa Indonesia, Ethnicity, , , , , , ,

A Mosque With a Chinese Character

Evi Nurvidya Arifin

THE JAKARTA GLOBE, 5 May 2010

It is undoubtedly exotic in its looks, but to the naive passerby the only thing that may seem truly extraordinary about this building in Palembang, South Sumatra, is its colorful architecture. The structure, which resembles a temple, is painted in deep red and pink and topped off with a jade green dome. Two towers in the shape of a five-tiered pagoda flank the sides, complete with Chinese-style touches on their polygonal roofs. On closer inspection, however, a crescent moon and a star are perched on top of its dome. This is not a Chinese temple, but is actually the Muhammad Cheng Ho Mosque.

To read more, click here: A Mosque With Chinese Character

Also  read:   In Indonesia: A Lion Dance, an Islamic New Year, and the Anniversary of a City

Filed under: English, Ethnicity



This site contains the writings of Aris Ananta & Evi Nurvidya Arifin. Click here to find out more about them.

We are researchers in the field of demography, social and economic statistics, and economics, focusing on Indonesia and Southeast Asia. Click here to find out more about OUR PUBLICATION .<br

Our research interest is the intersection of:

Categories

Archives

Visitors

  • 141,475

Our Books

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 93 other followers