Mletiko!

Icon

Percikan pikiran seorang ekonom.

Publikasi Hasil Sensus Penduduk 2010

Evi Nurvidya Arifin

Hasil Sensus Penduduk Indonesia tahun 2010 pertama kali diumumkan pada Sidang Paripurna di DPR oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 16 Agustus 2010. Pada saat itu Presiden mengumumkan jumlah penduduk yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 237,556,363 jiwa. Angka tersebut seperti terlihat di situs BPS mengalami sedikit perubahan menjadi 237,641,326 jiwa. Perubahan juga terlihat di propinsi. Apa yang bisa dianalisis dari data tersebut? Komposisi penduduk menurut jenis kelamin (rasio jenis kelamin) bisa dianalis untuk tiap propinsi.

Rasio jenis kelamin (RJK), yaitu rasio yang memperlihatkan perbedaan jumlah antara jumlah penduduk laki-laki dengan perempuan yang umumnya dinyatakan per 100 penduduk. Rasio jenis kelamin sama dengan 100, artinya jumlah penduduk laki-laki sama dengan jumlah penduduk perempuan. Bila rasio jenis kelamin lebih besar daripada 100, artinya jumlah penduduk laki-laki lebih banyak daripada jumlah penduduk perempuan. Sebaliknya bila rasio jenis kelamin kurang dari 100, rasio tersebut memperlihatkan jumlah penduduk laki-laki lebih sedikit daripada jumlah penduduk perempuan.

RJK = # Pl / # Pp * 100

RJK = rasio jenis kelamin

# Pl = jumlah penduduk laki-laki

# Pp = jumlah penduduk perempuan

Dari angka yang tersaji disitus BPS, rasio jenis kelamin penduduk Indonesia berada pada angka 101,4, rasio tersebut memperlihatkan jumlah penduduk laki-laki lebih banyak daripada penduduk perempuan. Penduduk laki-laki 1,6 juta lebih banyak daripada penduduk perempuan. Persisnya, penduduk laki-laki berjumlah 119,630,913 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 118,010, 413 jiwa. RJK balita sebesar 105,9, sedangkan RJK umur 5-9 tahun sebesar 106,2. RJK ini lebih tinggi daripada rasio secara umum, namun RJK balita dan kelompok umur 5-9 tahun termasuk rasio yang normal secara demografis.

Bagi yang berminat mengamati dan menganalisis dinamika penduduk Indonesia menurut umur dan jenis kelamin, datanya bisa diunduh di situs berikut. Secara nasional, jumlah penduduk balita (penduduk dibawah 5 tahun) sebanyak 22,7 juta jiwa. Jumlah balita ini memperlihatkan bayi-bayi yang dilahirkan dalam 5 tahun terahir, yaitu periode 2006-2010. Jumlah balita lebih sedikit daripada jumlah penduduk usia 5-9 tahun, mereka yang lahir pada awal abad 21 (2001-2005), yang berjumlah 23,2 juta.

Demikian pula bagi yang berminat melihat keragaman antar propinsi, disitus tersebut anda bisa memilih propinsi yang diminati. Piramida penduduk merupakan presentasi secara grafis dari komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin.

Selamat beranalisis.

Filed under: Bahasa Indonesia, Demography, economy, statistics, , , ,

2 Responses

  1. Sri Kusreni says:

    AWW. Pak Aris dan mbak Evi,
    senang juga membaca hasil sensus 2010, nampaknya ada perubahan komposisi berdasarkan jenis kelamin. laki-laki Indonesia nampaknya sudah lebih survive dalam menghadapi stress dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. Makin banyaknya laki-laki di indonesia berimplikasi nilai perempuan meningkat, perlu modal yang lebih untuk mendapatkannya. akan tetapi perlu analisis lebih lanjut berdasarka kelompok umur, salam Sri Kusreni

  2. widyawati123 says:

    wh mkacih Y ,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Our Books

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 90 other followers

%d bloggers like this: