Mletiko!

Icon

Percikan pikiran seorang ekonom.

BERAPA BANYAK ORANG INDONESIA DI SINGAPURA?

Aris  Ananta

Untuk  MLETIKO, 29 Desember 2010

Berapa banyak orang Indonesia di Singapura? 80 ribu? 120 ribu? Atau lebih?  Ternyata jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan.  Hanya sekitar 50 ribu.

Di kala musim liburan, di akhir tahun seperti sekarang ini, berjalan-jalanlah di Orchard Road, suatu jalan yang telah berubah menjadi “pusat pertokoan” yang indah, aman, dan tertib, di Singapura. Kita akan sering terkaget-kaget mendengar orang berbicara bahasa Indonesia.  Orchard road memang sangat terkenal untuk orang Indonesia. “Kalau belum ke Orchard road, belum ke Singapura”, padahal banyak tempat lain di Singapura yang tidak  kalah menariknya disbanding Orchard road.

Akhir akhir ini, terutama lima tahun terakhir, “suasana Indonesia” memang makin terasa di Singapura. Makanan Indonesia makin sering ditemui. Bukan hanya di rumah makan yang mahal, makanan Indonesia juga mudah ditemui di banyak tempat yang relatif murah.  Di salah satu kantin kampus National University of Singapore (NUS), tepatnya di kantin yang terletak di Fakultas Ilmu Sosial, dengan harga yang bisa separoh dari harga di Orchard road, kita dapat menjumpai “Panggang Indonesia”.  Yang namanya “penyet” juga amat sering ditemui di hawker centre, tempat jual makanan yang murah meriah tanpa AC, yang biasanya terletak di dekat perumahan bersubsidi.  Namun, jangan buru-buru membayangkan rasa yang kita dapatkan di Indonesia. Sering makanan “Indonesia” tersebut sudah diasimilasikan dengan rasa Singapura. Beberapa teman, misalnya, bahkan sama sekali tidak mau mampir di “Panggang Indonesia” karena rasanya sangat tidak Indonesia.  Tetapi, teman lain, yang sanggup  melupakan “rasa Indonesia”,  dapat menikmati makanan tersebut.

Menjamurnya makanan “Indonesia” ini juga refleksi makin banyaknya orang Indonesia di Singapura, yang bekerja atau pun yang menjadi turis.  Indonesia menempati jumlah teratas dalam jumlah turis yang dating ke Singapura.   Pertanyaan yang juga mengusik adalah berapa banyak sebenarnya orang Indonesia yang tinggal di Singapura, yang bukan turis?

Ada yang mengatakan sekitar 80 ribu, bahkan ada yang menaksir lebih dari 120 ribu. Soalnya, teman itu sering sekali melihat orang Indonesia di Singapura.

Untungnya, bulan Juni 2010 yang lalu, pemerintah Singapura melakukan sensus penduduk. Dari sensus tersebut jumlah penduduk Singapura (tidak termasuk turis) berjumlah 5,08 juta. Jumlah ini terdiri dari 3,23 juta warga negara Singapura,  541 ribu penduduk tetap Singapura, dan 1,3 juta penduduk asing. “Penduduk tetap” adalah orang asing yang mendapatkan semacam “visa jangka panjang”, biasanya 5 tahun. Ijin untuk menjadi “penduduk tetap” ini perlu selalu diperbaharui begitu masa tinggalnya habis, tanpa ada jaminan bahwa permohonan memperpanjang ijin tinggal akan dikabulkan. Dalam publikasi mereka, jumlah penduduk warga negara Singapura selalu disatukan dengan jumlah penduduk tetap. Tahun 2010, penduduk residen berjumlah 3,7 juta, atau sekitar 75,0 persen dari seluruh penduduk Singapura.

Menarik sekali, bahwa dalam sensus penduduk Singapura  juga ditanyakan negara tempat kelahiran penduduk Singapura.   Ternyata, dari 3,7 juta penduduk residen Singapura, sejumlah  54,4 ribu  atau sekitar 1,4 persen penduduk resdien  Singapura lahir di Indonesia.  Kalau sebagian dari mereka ini telah menjadi warga negara Singapura, maka jumlah warga negara Indonesia di Singapura akan lebih sedikit daripada 54,4 ribu.

Menurut tempat kelahiran, jumlah terbesar terlihat pada mereka yang dilahirkan di Malaysia, sebesar  386 ribu, diikuti mereka yang dilahirkan di  Asia Timur (175 ribu), Asia Selatan (124 ribu), dan baru kemudian Indonesia.

Jumlah warga negara Indonesia yang “terlihat” banyak, terutama di tempat ramai seperti Orchard road, termasuk  para turis, dan mereka yang bukan residen. 

Sayang, pemerintah Singapura tidak mempublikasikan berapa banyak penduduk  non-residen yang lahir di Indonesia. Statistik kependudukan di Singapura memang terbatas pada mereka yang penduduk residen (yaitu penduduk tetap dan warganegara). Informasi mengenai penduduk secara keseluruhan hanya terbatas pada jumlah total penduduk.  (*)

Baca pula tentang Singapura:

* Penduduk Tua dan Pasar Pagi di Singapura

* Bulan Hungry Ghost di Singapura

* Listrik Padam di Singapura

* Hujan Lebat, Tapi Tidak Banjir

* Banjir di Singapura

* Perbenturan Kepentingan Ekonomi Antar Negara

* Keselamatan Penggunan Jalan dan Pembangunan Ekonomi

Filed under: Bahasa Indonesia, Demography, international migration, migration, statistics, , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Our Books

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 89 other followers

%d bloggers like this: