Mletiko!

Icon

Percikan pikiran seorang ekonom.

Bulan Hungry Ghost di Singapura

Evi Nurvidya Arifin

15 Agustus 2010

Pagi itu, 10 Agustus 2010,  menjelang pergi ke kantor. Hari itu  juga hari sebelum bulan puasa dimulai, 11 Agustus 2010. Malam itu  mulai shalat tarawih, shalat khusus selama bulan Ramadhan.

“Kok, seperti bau sesuatu terbakar”, ujar anakku.

“Periksa..periksa!”

Saat itu, kami di rumah  bertiga, dengan suami dan seorang anak.   Kami bertiga kemudian  buru-buru  pergi ke segala penjuru rumah  untuk memeriksa, jangan jangan ada barang  yang terbakar. Untungnya, semuanya baik baik, aman, saja.

Pergilah kami ke kantor. Sepanjang perjalanan ke kantor  kami tidak banyak memperhatikan keadaan sekitar. Namun, senja itu, ketika kami pulang dari belanja, menyambut Ramadhan, kami bertemu dengan seorang tetangga yang  tinggal di lantai lima, persis  di atas apartemen kami.  Tetangga tersebut, seorang perempuan Cina, sedang di halaman apartemen, di lantai dasar, sedang membakar kertas-kertas.


Dalam hati aku berkata, “Ah… ini dia jawabannya. Mengapa tadi pagi ada bau sesuatu yang terbakar.”    Walau kami tinggal di lantai 4, asap dari bakaran itu sangat terasa karena  pembakaran kertas itu hampir persis di bawah jendela apartmenku.

Kudekati dia. Kusapa.

“Ghost month is started. I pray… pray lah to please them”.  Katanya.
Hungry Ghost  Month atau Bulan Hantu Lapar terjemahan bebasnya dalam bahasa Indonesia, jatuh pada bulan ke tujuh kalendar adat China. Bulan hantu dipercayai oleh penganutnya (umumnya yang mengikuti agama  Tao)  sebagai bulan yg kurang menguntungkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan di malam hari, pindah rumah, buka bisnis baru, perjalanan jauh seperti ke luar negeri, bahkan berenang.  Selama Bulan Hantu ada 3 perayaan yang utama. Hari pertama, hari ke 15 dan hari terahir.

Hari pertama, menurut kepercayaan ini, hari dibukanya pintu neraka. Hantu-hantu akan dibebaskan ke dunia nyata selama satu bulan penuh. Mereka kelaparan, mereka perlu diberi makan. Mereka juga dibebaskan dari penyiksaan neraka. Penganutnya akan bersembahyang dan memberikan sesajian untuk menyenangkan hantu-hantu tersebut.

Apa saja yang dipersembahkan? Mereka akan memulai dengan menyalakan lilin, menyulut “jos stick”, menyajikan hidangan makanan, kue-kue dan buah-buahan.  Selain itu, seperti yang dilakukan tetanggaku senja itu, mereka  membakar “uang-uang kertas”. Tentunya uang tiruan, kertas-kertas yang dicetak meniru-niru uang.



Drum coklat dalam foto ini tempat membakar kertas. Sesajian yang diberikan sungguh menarik. Ada kue manis, yang mengingatkan masa kecilku. Untuk mereka  tanggal 10 Agustus malam adalah perayaan hari pertama. Bagi Muslim, malam itu malam shalat tarawih pertama.

Hari ke-15, itulah puncak acara. Di Singapura dinamakan Hungry Ghost Festival. Bila kebetulan anda sedang beranjang sana di Singapura, suasana bulan ini sedikit agak berbeda. Di beberapa daerah tertentu, akan ada panggung-panggung gembira, selain juga pertunjukkan wayang China. Hampir dibanyak tempat di sekitar perumahan, anda akan banyak melihat banyak persembahan-persembahan yang tergeletak di sepanjang jalan, koridor, atau taman.

Hari terakhir adalah hari kembalinya para hantu  ke dalam neraka, tempat mereka akan menderita kembali. Tahun ini jatuh pada tanggal 7 September. Sedangkan lebaran diperkirakan jatuh pada tanggal 10 September.

Dengan demikian, bulan Ramadhan dan Hungry Ghost jatuh pada hari hari yang hampir bersamaan di Singapura.

Filed under: Bahasa Indonesia, Ethnicity, , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Our Books

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 89 other followers

%d bloggers like this: