Mletiko!

Icon

Percikan pikiran seorang ekonom.

Dari sini ekonomi, pilih Capres-Cawapres yang mana?

Aris Ananta

Sekarang kita memiliki tiga pasang Calon Presiden – Calon Wakil Presiden: SBY Berbudi, JK-Win, dan Mega Pro.  Dari sisi ekonomi, yang mana yang cocok untuk Indonesia?

Tiga tiganya menggunakan pertumbuhan ekonomi sebagai alat ukur keberhasilan ekonomi.  SBY Berbudi mentargetkan 7 persen; JK-Win 8 persen; sedang Mega Pro, 10 persen. Memang, waktu saya dan teman teman saya sekolah, kami semua belajar  bagaimana mempercepat pertumbuhan ekonomi. Buku ekonomi makro yang kami gunakan memang berkisar pada bagaimana pendapatan nasional tumbuh.  Pendapatan nasional sebagai ”dependent variable”. Pendapatan nasional sebagai tujuan utama. Yang lainnya belakangan.

Misalnya, dalam buku teks ekonomi makro, masalah  kemiskinan, kesehatan, pendidikan, mobilitas penduduk, dan perbaikan lingkungan hidup bukan tujuan utama pembangunan. Dalam buku teks, orang pandai dan sehat itu merupakan faktor produksi yang akan memacu pertumbuhan ekonomi. Dengan kata lain, pandai dan sehat bukan lah tujuan pembangunan, tetapi sekedar cara untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Maka, tak heran bila ketiga pasang Capres dan Cawapres juga masih menggunakan pertumbuhan ekonomi sebagai target utama pembangunan ekonomi.  Adakah pasangan Capres-Cawapres yang berani mengubah paradigma pembangunan ekonomi, dan tidak meletakkan pertumbuhan ekonomi sebagai pengukur utama pembangunan ekonomi?

Kalau targetnya mencapai pertumbuhan yang setinggi-tingginya, kita dapat saja terjerumus dengan mengorbankan banyak hal, seperti menghasilkan kerusakan lingkungan, merosotnya derajat kesehatan dan mutu pendidikan, dan meningkatnya rasa tidak aman.

Mungkin, kita tidak usah berdebat mengenai ”cap” aliran ekonomi pasangan Capres-Wapres. Kalau sudah memakai ”cap”, perdebatan mudah  menjadi emosional. Mumpung masih ada waktu, sebaiknya tiap pasangan menyajikan program ekonomi mereka dengan lebih rinci. Program itu yang diperdebatkan, bukan ”cap”-nya.

Beberapa pertanyaan yang mungkin perlu diajukan kepada masing masing pasangan.

  1. Bagaimana  komitmen mereka pada kerusakan lingkungan dan habisnya sumber daya alam Indonesia? Apakah kerusakan lingkungan dan habisnya sumber daya alam akan dihitung sebagai depresiasi, yang mengurangi pertumbuhan pendapatan nasional?
  2. Bagaimana komitmen mereka pada peningkatan kesehatan dan pendidikan penduduk Indonesia?
  3. Bagaimana komitmen mereka pada pengurangan kemiskinan, absolut dan relatif?
  4. Bagaimana mereka melihat peran investasi asing? Sebagai primadona, atau sebagai pelengkap?
  5. Bagaimana mereka melihat peran bisnis skala kecil dan menengah? Mana yang lebih penting, kecil dan menengah atau yang besar?
  6. Bagaimana mereka melihat peran ekspor dalam pembangunan kita? Masih akan memakai export-driven model?
  7. Bagaimana mereka akan mengatur sektor finansial, yang kemudian telah berubah menjadi sektor ekonomi spekulatif?
  8. Bagaimana mereka akan melihat peran pemerintah dalam perekonomian, relatif terhadap peran mekanisme pasar?

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang dapat diajukan ke Capres-Cawapres. Yang penting, sudah sadarkah para pasangan tersebut bahwa pembangunan ekonomi bukan sekedar pertumbuhan ekonomi, tetapi justru mencakup banyak hal lain seperti pendidikan, kesehatan, rasa aman, lingkungan yang baik, dan good governance? Bahwa pertumbuhan ekonomi sekedar salah satu alat untuk mencapai berbagai tujuan pembangunan ekonomi tersebut?

Sayang, ketiga pasang masih menggunakan pertumbuhan ekonomi sebagai tolok ukur utama pembangunan ekonomi. Walau saat ini mereka tidak sempat membalikkan paradigma pembangunan (menjadikan pertumbuhan ekonomi sekedar salah satu input pembangunan ekonomi), semoga saja ketika mereka menang dalam pemilu, mereka segera mengubah paradigma pembangunan kita.

Singapura, 22 Mei 2009

Filed under: Bahasa Indonesia, Uncategorized, , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Our Books

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 89 other followers

%d bloggers like this: