Aris Ananta
4 Januari 2012
Hari ini saya membaca di the Jakarta Post bahwa pemerintah akan mengurangi impor frozen meat sebanyak 34.000 ton di tahun 2012. Kalau mungkin, pengurangannya lebih banyak lagi. Bahkan, menurut berita ini, pemerintah akan tidak mengimpor frozen meat lagi, kalau persediaan lokal telah memenuhi.
Kebijakan ini sesungguhnya kebijakan yang menekankan pada sisi supply. Kita pun dapat mengatasi kekuarangan supply, dengan menaikkan harga frozen meat. Dengan harga yang lebih tinggi, minat masyarakat pun akan berkurang, kebutuhan impor frozen meat akan berkurang. Kalau harga frozen meat dibiarkan tinggi, sementara itu kita mendorong produksi buah dan sayur segar dari dalam negeri, maka masyarakat akan terdorong untuk mengurangi konsumsi daging dan menambah konsumsi buah dan sayur segar.
Oleh sebab itu, salah satu cara mengurangi impor frozen meat adalah mendorong konsumsi dan produksi buah dan sayur lokal. Kita menjadi lebih sehat, mengurangi pembunuhan terhadap binatang, dan memperbaiki neraca perdagangan Indonesia. (*)
Filed under: Bahasa Indonesia, economy, Uncategorized, buah, frozen meat, impor, neraca perdagangan, pembunuhan binatang, sayur, sehat, supply














menurut saya pengurangan impor frozen meat itu akan mempengaruhi ekonomi indonesia ckup bsar.. krn apabila indonesia mampu memproduksi frozen meat sendiri itu akan menambah pendapatan indonesia. sekaligus membuka lapangan pekerjaan untuk wrga indonesia.. dengan demikian pendapatan akan naik dan pasti akan mengurangi hutang yang membelit indonesia. dan apabila frozen meat itu mampu di export ke luar indonesia pasti mendapatkan pemasukan yang lebih dibanding harus terus menerus mengimpor brng dr luar.
trims